Jika Anda percaya hidup itu seperti roda yang berputar, saya adalah contoh hidupnya. Nama saya Viky. Dulu, jangankan memikirkan punya toko instrumen musik megah di ibu kota, untuk sekadar membeli sebungkus nasi pun saya wajib mengharap recehan dari para pengendara di lampu merah kawasan Blok M. Modal saya cuma satu: gitar kayu usang yang senarnya s